Selasa, 23 Februari 2010

Penghijauan Mandiri

DAUN IMAN BPDAS Solo
Latar Belakang
Pada dasarnya alam memberikan manfaat yang begitu berlimpah bagi kehidupan manusia, termasuk kita Rimbawan DEPHUT. Maka, sebagai rimbawan juga sepantasnya terpanggil untuk melestarikanya, lestari karena lingkungan yang sejuk, lestari kebutuhan akan kayu serta hasil ikutanya, lestari hubungan antar sesama, serta lestari budaya yang menghargai lingkungan hidup dan tidak kalah penting lestari keluarga. Model rehabilitasi mandiri BPDAS Solo yang disebut dengan DAUN IMAN (Dana Pensiun Ijo Mandiri) merupakan panggilan moral dan menyadari akan tanggungjawab sebagai PNS BPDAS yang secara sederhana dimanifestasikan dalam bentuk tanam menanam, sekaligus partisipasi aktif dalam mendukung pengendalian pemanasan global. Lebih penting dari itu model Daun Iman menjadi pengikat dan media cinta sesama profesi rimbawan untuk saling berinteraksi secara kekeluargaan dan berpengharapan yang saling menguatkan. Daun Iman juga menyiapkan diri atas kesadaran bahwa ujung pengabdian profesi pasti berakhir (pensiun).
Lahan 5 Ha
Daun Iman DAS Solo yang dimulai sejak tahun 2002 telah melakukan usaha rehabilitasi mandiri berupa penanaman tegakan Jati Rakyat seluas ± 5 ha dilahan milik sendiri, sebagai informasi lahan 5 ha diperoleh secara bertahap dengan cara membeli yang diperoleh dari iuran sebesar 5.550.000.- / anggota. Jumlah anggota saat ini sebanyak 21 karyawan baik yang masih aktif di BPDAS Solo atau yang sudah mutasi di tempat tugas baru. Lokasi penanaman berada di Wonogiri ± 2 ha, Sragen ± 3 ha dan Ngawi ± 1200 m2. Pola pengembangan model adalah lahan menjadi milik bersama (21 karyawan) dan hasilnya nanti juga dibagi secara bersama. Harapan dari model ini adalah setelah umur 15 tahun (pensiun) maka akan ditebang dan dibagi sebagai tambahan bekal (TASPEN), apabila tidak ada halangan maka tegakan sisa nantinya kurang lebih ada 800 ph /ha apabila dijual @ Rp. 1000.000.- maka karyawan BPDAS Solo telah menyiapkan dana pensiun sebesar Rp. 4 milyar. Mohon doanya dari segenap rimbawan BPDAS semoga upaya rehabilitasi mandiri ini dapat berhasil dan dapat menjadi model rehabilitasi bagi komunitas apapun dari hilir sampai hulu, sehingga pemerintah tidak perlu direpotkan lagi dengan dana yang besar, tetapi justru kesadaran lah yang akan membangun kelestarian di Indonesia. Semoga Model ini dapat berguna sebagai alternatif hari tua yang rasional dapat dipertanggungjawabkan dan Cinta Profesi. Hidup Rimbawan
.